Kisah Perjalan Hidupku

Kisah Perjalan  Hidupku
MASA KECILKU

Aku adalah seorang anak manusia yang di lahirkan dari pasangan yang bahagia ,ayahku bernama Rm Yoesoef dan ibuku bernama Rd Siti Saja’ah dan aku memiliki 9 saudara ,6 perempuan, 3 laki- laki, oh ya aku anak nomor 7 dari 10 bersaudara.di bawahku ada 3 orang  adikku yang semua adiku laki laki. Ayahku bekerja di kantor Dinas PU jambi bagian Bina Marga dan ibuku seorang ibu rumah tangga yang lembut penyayang dan sabar.Tidaklah mudah menjalani hidup dengan gaji yang kecil dengan jumlah tanggungan sebanyak itu,namun ibuku mampu menjalaninya  dengan sabar. Saat itu aku yang masih kecil dan tak tau apa- apa di tambah lagi aku adalah anak bungsu dari anak perempuan memposisikan aku menjadi pusat perhatian.
sebaiknya ku gambarkan dulu bagaimana aku saat kecil dulu ya.Aku sebagaimana anak kecil lainnya ,hari- hariku di penuhi dengan bermain ,belajar dan mengaji.di banding dengan saudara ku yang lain ,aku lebih memiliki kepribadian yang menarik ,kata orang aku lebih cantik ,ramah ceria dan tubuhku tinggi langsing dan kulitku lebih putih dibanding dengan saudaraku yang lain ,hingga aku selalu di pertanyakan “,anak siapa ini ?” oleh tamu tamu ayah kakak dan siapapun yang datang bertamu kerumah dan bahkan aku di gelari “Bangau” oleh anak angkat ayahku yang memang sayang padaku dan merasa seperti adiknya sendiri dan kebetulan aku juga di karuniai otak yang cukup cerdas ,kreatif dan memiliki kehobian di bidang seni yang tinggi ,sehingga aku sering di minta untuk menyanyi ,menari atau baca puisi dan aku tidak pernah menolaknya ,dengan rasa percaya diri yang tinggi aku tampil ,yang allhamdullilah hasilnya selalu memuaskan orang.
Keadaanku yang demikian ini membuat aku lebih disayang terutama oleh ayahku. Hal ini aku rasakan ketika aku meminta apapun ,ayah pasti selalu memenuhinya .Tetapi perbedaan itu tidaklah membuat aku nyaman ,terkadang aku selalu bertanya benarkah aku anak dari orang tuaku saat itu, karena perlakuan ibuku ,tidaklah sama padaku .ibuku lebih menyayangi dan memperhatikan kakak perempuan diatasku,Aku selalu merasa di kesampingkan oleh beliau ,aku tak tau apa alasannya yang jelas hatiku sangat sedih .Ayahku jarang dirumah karena pekerjaannya menuntut untuk mandah ke lokasi kerja dan di rumah hanya ada ibu dan saudara saudaraku yang lain.Terkadang aku merasa sendiri ,tetapi bertolak belakang apabila ada ayah maka aku pasti akan di perhatikan oleh ibuku dan disitulah aku merasa bahwa aku punya seorang ibu .Hingga saat inipun aku tak mengerti mengapa begitu.
Aku mulai memasuki usia sekolah ,Di sekolah Dasar no 20 /Jelutung Jambi aku di daftarkan Oleh kakaku  yang no 3 ,pada saat itu ukuran diterima atau tidak dengan cara memegang telinga dengan tangan yang di lingkarkan kekepala ,apabila dapat mencapai nya tanpa memiringkan kepala ,maka dianggap sudah bisa masuk sekolah dasar.Dan aku mulai mencobanya ,karena tubuku tinggi kurus pada usiaku ,maka hal itu sangatlah mudah karena ukuran panjang lenganku melebihi lingkar badanku ,sehingga akupun di terima .
Waktu terus bergulir ,aneka prestasi ku ukir di sd ini ,dari olah raga ,Pramuka sampai ke pentas seni hingga sampailah aku pada hari akhir keberadaanku di Sdku yang kucintai ini ,aku lulus dengan menyandang juara umum Ke 4 dari semua siswa kelas 6 Thn 1982 saat itu.
Mulailah aku mendaftarkan diri di sekolah lanjutan pertama ,sekolah yang aku pilih yaitu SMP 11 Jambi . aku mengikuti berbagai tes masuk mulai dari tes warna ,tes tertulis dan tes wawancara dan alhamdullilah  aku di terima di sekolah negri ,sementara teman temanku ada yang tidak lulus dan terpaksa sekolah di sekolah swasta yang di adakan di sekolah itu juga ,hanya masuk siang namanya SMP Yayasan Purnama I .
Waktu terus bergulir mengiringi langkah kakiku,cerita demi cerita terangkai indah,menghiasi perjalanan hidupku ,aku yang sdh mulai beranjak remaja lengkap dengan dilema dan dinamikanya menjadikan aku seorang anak yang tangguh .
Meskipun terkadang celaan dan hinaan sering aku dapatkan dari teman yang tidak menyukaiku ,tapi itu tidak membuatku surut dan menghentikan langkah ku ,aku terus maju bersama teman teman yang banyak juga yang menyayangiku.hingga suatu hari aku mulai merasa menyukai seseorang yang kuanggap penuh simpatik dan kharisma ,dia juga acuh dan cuek .Tidak seperti banyak teman lelaki ku yang selalu sibuk mencari perhatianku .
Oh ..ya aku belum cerita ,aku tumbuh menjadi seorang gadis remaja yang supel ramah ceria dan murah senyum kata temanku aku juga cantik dan menarik ,tapi itu tak begitu ku perhatikan karna aku terlanjur minder dan tak sanggup mengakui diri setinggi itu,tetapi banyak teman teman pria yang memang meyukaiku ,sehingga banyak surat yang tak beralamat sering kudapat ,entah di selorokan mejaku ,dalam tasku dalam buku pelajaran ku atau bahkan dari orang yang menitipkan suratnya pada teman dekatku .tetapi keadaan itu tak mampu mengalihkan perhatianku pada sesorang yang memikat hatiku ,meskipun aku sering mendapat perlakuan buruk darinya .eehh...lucukan aku menyukai seseorang yang paktanya amat membenciku, tepi aku menyakini bahwa suatu hari nanti pasti dia akan tunduk padaku..itulah aku ketika remajaku yang selalu ceria ,energik dan penuh ide .Aku juga suka berolah raga ,dan olah raga favoritku adalah bermain bola volly ,aku sering mengikuti turnamen dimana mana dan team kami menang .(bersambung )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar